Kurikulum18 September 20265 menit baca

Penyelarasan Kurikulum Merdeka dengan Karakteristik Fitrah Anak

Tim Akademik Pendidikan Lestari

Kontributor Wawasan Fitrah

Penyelarasan Kurikulum Merdeka dengan Karakteristik Fitrah Anak

Pembaruan paradigma dalam Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas luas bagi satuan pendidikan untuk merancang Pembelajaran Berdiferensiasi dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Namun, tanpa kompas filosofis yang kokoh, fleksibilitas ini bisa terjebak menjadi sekadar tumpukan dokumen modul ajar yang melelahkan para guru.

Di sinilah konsepsi Kurikulum Berbasis Fitrah hadir menjadi jangkar penuntun:

Integrasi Berdasarkan Etape Usia Perkembangan - **Etape Pre-Aqil Baligh (0 - 7 Tahun): Golden Age of Love & Play** Fokus utama pada pengasuhan penuh kehangatan, penanaman fitrah keimanan melalui keteladanan yang menentramkan jiwa, dan eksplorasi sensori-motorik tanpa paksaan baca-tulis-hitung formal yang menegangkan. - **Etape Pembiasaan & Adab (7 - 10 Tahun): Perintah Tegas yang Lembut** Memulai disiplin ibadah dan adab sosial harian. Anak mulai dilibatkan dalam tanggung jawab keluarga dan ritme kerja terstruktur, menumbuhkan fitrah bakat melalui observasi minat secara natural. - **Etape Menuju Kedewasaan (10 - 14 Tahun): Pre-Baligh & Pre-Kemandirian** Mempertemukan nalar kritis dengan konsep tanggung jawab moral (taklif syar'i). Siswa dilatih menghadapi konsekuensi keputusan sendiri dan magang peran sosial kemasyarakatan.

Sekolah yang berhasil menyelaraskan kedua kutub ini melaporkan peningkatan signifikan pada motivasi intrinsik siswa serta suasana kerja guru yang lebih tenang, bermakna, dan membahagiakan.

Dipublikasikan oleh Ekosistem Pendidikan Lestari

Artikel Edukasi Terkait

Lihat Semua Artikel →